Minggu, 23 Juli 2017

DIRESMIKAN BUPATI, KLINIK DESA LANGSUNG BEROPERASI



Bupati Demak HM Natsir Mendengarkan paparan Kasi PMD Kecamatan Wonosalam tentang Klinik Desa saat meninjau lokasi Klinik Desa dan Sekaligus meresmikannya. (18/06/2017).

(Demak, 23 Juli 2017)
B
upati Demak, HM Natsir meresmikan Klinik Desa pada hari minggu, 18 Juni 2017 di Aula Kecamatan Wonosalam. Bupati yang sengaja hadir dalam acara Pasar Murah Ramadhan di halaman kecamatan wonosalam menyempatkan diri untuk meresmikan klinik desa yang digagas oleh Kasi PMD Kecamatan Wonosalam, Rifki Fajrul Fariz, S.STP. 

Bupati yang didampingi oleh Camat, Sekcam dan Beberapa Kepala Desa di wilayah Kecamatan Wonosalam langsung meninjau lokasi Klinik Desa pasca berkeliling di pasar murah ramadhan. Dalam kesempatan tersebut Bupati Demak mengapresiasi positif langkah dan terobosan yang dilakukan oleh Kasi PMD Wonosalam, menurutnya program dan ide-ide yang baru sangat penting untuk di kembangkan dalam rangka mendukung Kabupaten Demak menjadi Smart City. 

“Saya sangat mengapresiasi terobosan dari Mas Rifki (Kasi PMD;Red) ini, kedepan agar supaya pemanfaatan dan pelayanan dari Klinik Desa bisa ditingkatkan, terintegrasi dengan desa-desa se kecamatan Wonosalam. Sehingga benang kusut permasalahan administrative di Desa bisa diurai . Hal ini sejalan dengan target Demak sebagai Smart City.” Ungkap Bupati Demak.

Dalam paparannya di hadapan Bupati Demak, Rifki menjelaskan mekanisme Klinik Desa yakni Pelaku Desa (Kades, Sekdes ataupun perangkat desa) datang ke klinik desa untuk konsultasi permasalahan yang sedang dihadapi setelah sebelumnya mengisi buku daftar visitasi, selanjutnya ‘pasien’ akan di berkonsultasi pada Kasi PMD, Staff maupun Para Pendamping Desa Profesional yang ada pada hari tersebut, pada akhirnya setelah para pasien meninggalkan Klinik Desa bisa membawa solusi dari permasalahan yang di konsultasikannya.

Rifki Menambahkan, Tujuan didirikannya Klinik Desa agar supaya tercipta pelayanan yang baik terhadap Pemerintah Desa dalam rangka pemberian solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh Pemerintah Desa utamanya berkaitan dengan penataan administrasi di desa baik dalam pengadministrasian DD, ADD, Bantuan keuangan Provinsi (Ban Gub) dan juga pendampingan input data siskeudes pada perencanaan penganggaran APBDes hingga Penatausahaannya.

 

Para ‘Pasien’ yang datang ke klinik desa sampai duduk lesehan di lantai saat konsultasi penyusunan Proposal DD ADD tahap I.


Jam kerja Klinik Desa Wonosalam adalah 5 (lima)  hari kerja, hari Senin s/d Kamis dari jam 07.30 - 15.30 WIB, hari Jumat dari jam 07.30 - 14.30 WIB. Berperan sebagai Fasilitator/ Mantri di Klinik Desa tersebut adalah Kasi PMD Rifki Fajrul Fariz, S.STP selaku Koordinator, Hermiyanto, S.H (Staf Kasi PMD), Ahmad Munthohar, S.E.Sy (PDP), Akhmad Munir, S.Pd.I (PDP), Luthfi Taufik, M.Pd.I (PDP) dan Mohammad Amrin, S.Ag (PLD).



Semoga Klinik Desa mampu memberikan sumbangsih dalam peningkatan tata kelola desa yang bersih, transparan dan akuntabel. Aamiin. (panji_AB)
 















Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Entri Populer

Pembentukan Lembaga Kemasyarakatan untuk Melestarikan Adat Budaya

 Ir. R. Cahya E. Surryanto (Koordinator TA Kab Demak), Sujono Utomo, S.Pd (Kades Mojodemak), Mohammad Amrin, S.Ag (Pendamping Loka...

Entri Populer