Bupati
Demak HM Natsir Mendengarkan paparan Kasi PMD Kecamatan Wonosalam tentang
Klinik Desa saat meninjau lokasi Klinik Desa dan Sekaligus meresmikannya.
(18/06/2017).
(Demak, 23 Juli 2017)
B
|
upati Demak, HM Natsir meresmikan Klinik
Desa pada hari minggu, 18 Juni 2017 di Aula Kecamatan Wonosalam. Bupati yang
sengaja hadir dalam acara Pasar Murah Ramadhan di halaman kecamatan wonosalam
menyempatkan diri untuk meresmikan klinik desa yang digagas oleh Kasi PMD
Kecamatan Wonosalam, Rifki Fajrul Fariz, S.STP.
Bupati yang didampingi oleh Camat,
Sekcam dan Beberapa Kepala Desa di wilayah Kecamatan Wonosalam langsung
meninjau lokasi Klinik Desa pasca berkeliling di pasar murah ramadhan. Dalam
kesempatan tersebut Bupati Demak mengapresiasi positif langkah dan terobosan
yang dilakukan oleh Kasi PMD Wonosalam, menurutnya program dan ide-ide yang
baru sangat penting untuk di kembangkan dalam rangka mendukung Kabupaten Demak
menjadi Smart City.
“Saya sangat mengapresiasi terobosan
dari Mas Rifki (Kasi PMD;Red) ini, kedepan agar supaya pemanfaatan dan
pelayanan dari Klinik Desa bisa ditingkatkan, terintegrasi dengan desa-desa se
kecamatan Wonosalam. Sehingga benang kusut permasalahan administrative di Desa
bisa diurai . Hal ini sejalan dengan target Demak sebagai Smart City.” Ungkap Bupati Demak.
Dalam paparannya di hadapan Bupati
Demak, Rifki menjelaskan mekanisme Klinik Desa yakni Pelaku Desa (Kades, Sekdes
ataupun perangkat desa) datang ke klinik desa untuk konsultasi permasalahan
yang sedang dihadapi setelah sebelumnya mengisi buku daftar visitasi,
selanjutnya ‘pasien’ akan di berkonsultasi pada Kasi PMD, Staff maupun Para
Pendamping Desa Profesional yang ada pada hari tersebut, pada akhirnya setelah
para pasien meninggalkan Klinik Desa bisa membawa solusi dari permasalahan yang
di konsultasikannya.
Rifki Menambahkan, Tujuan
didirikannya Klinik Desa agar supaya tercipta pelayanan yang baik terhadap
Pemerintah Desa dalam rangka pemberian solusi terhadap permasalahan yang
dihadapi oleh Pemerintah Desa utamanya berkaitan dengan penataan administrasi
di desa baik dalam pengadministrasian DD, ADD, Bantuan keuangan Provinsi (Ban
Gub) dan juga pendampingan input data siskeudes pada perencanaan penganggaran
APBDes hingga Penatausahaannya.
Para
‘Pasien’ yang datang ke klinik desa sampai duduk lesehan di lantai saat
konsultasi penyusunan Proposal DD ADD tahap I.
Jam kerja Klinik Desa Wonosalam adalah 5 (lima) hari kerja, hari Senin s/d Kamis dari jam
07.30 - 15.30 WIB, hari Jumat dari jam 07.30 - 14.30 WIB. Berperan sebagai
Fasilitator/ Mantri di Klinik Desa tersebut adalah Kasi PMD Rifki Fajrul Fariz,
S.STP selaku Koordinator, Hermiyanto, S.H (Staf Kasi PMD), Ahmad Munthohar,
S.E.Sy (PDP), Akhmad Munir, S.Pd.I (PDP), Luthfi Taufik, M.Pd.I (PDP) dan
Mohammad Amrin, S.Ag (PLD).
Semoga Klinik Desa mampu memberikan sumbangsih dalam peningkatan tata kelola desa yang bersih, transparan dan akuntabel. Aamiin. (panji_AB)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar